Loading...

Pasang Iklan

6282313419349

Kontak Kami

info@jogjajogja.id

6282313419349

RUPA LESTARI, Mengubah Material Terabaikan Jadi Karya Bernilai

Administrator 2nd Nov, 2026 Berita, Event 666 View
blog
  • Sumber Foto : Dokumentasi TIM

Pernah terpikirkan bahwa benda yang tidak bernilai dan terpakai masih memiliki kesempatan untuk jadi sesuatu yang bernilai kembali? Gagasan ini dihadirkan melalui RUPA LESTARI: Turning Waste Into Worth, pameran seni yang mengeksplorasi potensi material terabaikan melalui pendekatan upcycling. 

Berlangsung pada 30 Oktober hingga 30 November 2026 mendatang, RUPA LESTARI dilaksanakan di Kala Jumpa Bar & Dine, Aveta Hotel Malioboro. Pemeran ini menghadirkan beragam karya yang lahir dari pengolahan material bahan bekas. Berangkat dari kreativitas para peserta, benda-benda yang sebelumnya sudah dianggap tidak berfungsi diolah kembali menjadi sebuah karya dengan nilai estetika. 

Mengolah Material Terabaikan Menjadi Karya Seni

Dalam pameran ini, sejumlah peserta menampilkan cara berbeda dalam memberikan nilai baru pada material bekas. Pak Ali Umar menghadirkan karya melalui seni pahat kayu, sedangkan Rajut Nusa memanfaatkan plastik bekas sebagai bahan rajutan. Bank Sampah Pa_Q_One mengubah botol plastik menjadi wayang, sementara Lelaku Studio mengolah tutup botol plastik menjadi karya seni.

Eksplorasi material juga dilakukan oleh Aprodhita Wibowo melalui seni tekstil dan paper cutting, serta Matrahita yang memanfaatkan limbah tekstil sebagai bahan berkarya. Di sisi lain, Tactic Plastic menghadirkan karya dari olahan limbah plastik, sedangkan T Vintage & Upcycling menyulap drum bahan bakar bekas menjadi karya patung.

Beragam karya tersebut memperlihatkan bahwa material yang sudah tidak terpakai masih menyimpan potensi untuk diolah kembali. Melalui kreativitas masing-masing peserta, benda-benda yang sebelumnya dianggap sebagai limbah dapat memiliki wujud dan nilai baru.

Perspektif Baru tentang Keberlanjutan


Lebih dari sekadar pameran, RUPA LESTARI juga menjadi ruang pertemuan antara kreativitas dan kesadaran lingkungan. Setiap karya memperlihatkan bagaimana material yang kerap terabaikan dapat memiliki kehidupan baru ketika diolah melalui perspektif yang berbeda.

Harapannya, melalui pameran ini, Aveta Hotel Malioboro ingin membuka ruang bagi kreativitas sekaligus menjadikan pameran RUPA LESTARI dapat menjadi pengingat bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana, termasuk mengubah cara pandang terhadap barang yang sudah tidak terpakai.

  • avatar
    Author
    Administrator

    admin@jogjajogja.id